Rabu, 09 Februari 2011

Tasybih Dedaunan

Entah apa yang mengantarku ke ambang pintu dunia
Sementara hasrat masih saja terbius oleh lentera waktu
Aku tak mau terlontar dari kampung halaman
Di mana tubuhku terbungkus
Oleh serat-serat sutra
Di saat nyawaku masih terkatung-katung
Pada akar yang menjalar dalam hening

Namun itu semua hanyalah naluri
Kenyataannya, aku telah terundang ke alam cobaan ini
Dengan bekal sepotong akal dan hati

Dan mengarungi lautan lepas tak seperti
Yang terlintas dalam benakku
Batu tebing selalu menghadang langkahku
Untuk menjadi sehelai daun yang melantunkan tasybih
Di setiap letupan nafasnya

Saat daun bertasybih, bergetarlah apa yang ada
Di alam arwah

Oh, gusti!
Aku akan bertasybih dengan lembaran daun
Yang engkau anugerahkan
Sebagai zadun untuk mengsinggasanahi firdausMu

Desember 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa Komentar Anda tentang karya saya?