Kamis, 18 November 2010

Cahaya Di antara Hutan Berkabut -Kepada Agung Damar

Siapa yang mengira akan ada pahlawan
Dalam hutan bertemakan darah
Menyembur nanah-nanah kealiman
Dalam setiap detak sang penguasa

Mereka mendaki langit dengan ketabahan
Membekali diri dengan pengabdian
Lalu mereka berjalan dalam buritan
Memahat sejarah dengan darah perjuangan

Genting-genting bertarung dalam kancah suci
Menanti sang pemenang diantara mereka
Sementara pemegang mahkota berlihai=lihai
Menginjak pedih luka kaum bawahan
Meratap, menangis
Sebab buta ilmu membumbuhi otak mereka

Siapakah yang berani membunuh ilmu pengetahuan pagi ini?
Atau kami gantung kepalanya detik ini..!
Izinkan kami
Beri kami waktu
Memercikkan cahaya dalam hutan
Berkabut kejahilan

24 Februari 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa Komentar Anda tentang karya saya?